Artikel Rekomendasi Slide Out For Blogger
Tampilkan postingan dengan label Flora. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Flora. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juli 2012

10 Hutan Paling Aneh dan Unik di Dunia

1. Hutan Wuda Kuno


Pada bulan Februari 2012, para ilmuwan di China utara mengumumkan bahwa mereka telah menyelesaikan rekontruksi ulang sebuah hutan kuno yang ditemukan terkubur di bawah lapisan tebal abu vulkanik di dekat wilayah Wuda, Mongol. Hutan seluas 20 kilometer persegi ini terkubur setelah letusan besar gunung berapi 298 juta tahun lalu yang lalu menjatuhkan sejumlah besar lava dan abu pada hutan tersebut. Telah ditemukan juga bahwa ledakan tersebut berasal dari sebuah gunung berapi besar yang letaknya sekitar 100 kilometer dari tempat tersebut. Letusan gunung berapi tersebut meninggalkan sebuah lapisan abu setebal 66 cm.
2. Hutan Hoia-Baciu


Hutan Hoia-Baciu terletak dekat Cluj-Napoca, Romania. Oleh penduduk setempat hutan ini sering disebut sebagai "Segitiga Bermudanya Romania". Julukan tersebut diberikan setelah seorang penggembala menghilang di area tersebut bersama dengan dua ratus kambingnya. Hampir semua orang yang tinggal dekat hutan tersebut takut untuk memasuki hutan ini. Mereka percaya bahwa orang yang masukke dalam hutan tersebut tidak akan pernah kembali. Banyak penduduk lokal yang pergi ke hutan tersebut mengeluhkan gangguan fisik seperti bintil-bintil merah pada kulit, mual-mual, muntah, migrain, luka bakar, luka goresan, gelisah dan sensasi-sensasi tubuh yang tidak biasa lainnya.

3. Ardennes


Ardennes adalah sebuah wilayah yang memiliki banyak hutan dan perbukitan yang sangat luas yang membentang di wilayah tiga negara yakni Belgia, Luxembourg, dan Perancis. Wilayah ini kaya akan kayu, mineral, dan margasatwa. Ardennes memiliki posisi strategis di Eropa. Untuk alasan ini, sejumlah besar pertempuran terkenal telah terjadi di atas wilayah ini. Ardennes kini telah mengalami banyak perubahan. Pada abad ke 20, Ardennes dianggap tidak cocok bagi operasi militer skala besar, namun pada Perang Dunia I dan II, Jerman mengambil resiko dengan membuat jalan lintasan melalui area tersebut untuk menyerang Perancis dan akhirnya berhasil dengan gemilang.

4. Dark Entry Forest


Desa Dudley (yang berarti Desa Terkutuk) adalah sebuah desa berhantu di Cornwall, Connecticut. Desa ini merupakan sebuah hutan yang sangat lebat dengan daerah yang bebatuan dan terletak di dalam bayangan tiga gunung yang terpisah yakni Gunung Bald, Gunung Woodbury dan The Coltsfoot Triplets. Dikarenakan oleh pohon-pohon yang sangat lebat dan tinggi, hutan ini diberi nama "Dark Entry Forest". Wilayah ini secara tidak resmi terletak di sebuah hutan negara bagian Connecticut, namun terletak di atas lahan pribadi dekat Mohawk State Forest dan Mohawk Trail.

5. Hutan Trillemarka-Rollagsfjell


Trillemarka-Rollagsfjell adalah sebuah cagar alam seluas 147 kilometer persegi yang terletak di Buskerud, Norwegia. Hutan ini dibuat pada tanggal 13 Desember 2002 dan terletak di area-area pegunungan antara Nore di Numedal dengan Solevann di Sigdal. Di dalam Trillemarka-Rollagsfjell juga terdapat hutan belantara kuno Norwegia. Lahan tersebut memiliki ke semua kualitas hutan asli Norwegia, seperti lembah, sungai, danau, dan pohon-pohon yang sangat tua dan belum tersentuh. Trillemarka-Rollagsfjell juga merupakan habitat bagi 93 spesies yang terancam punah.

6. Hutan Aokigahara


Hutan Aokigahara yang berarti Lautan Pohon ini adalah sebuah hutan yang berlokasi di utara dasar Gunung Fuji, Jepang. Hutan ini mengandung sejumlah gua-gua besar yang tersembunyi dan juga pohon-pohon raksasa. Hutan ini sangat gelap dan pohon-pohonnya tumbuh dengan lebat, sehingga satu-satunya cahaya yang dapat dilihat dari dalam hutan itu hanyalah seberkas sinar matahari. Aokigahara tidak memiliki margasatwa dan dikenal sebagai tempat yang cukup menakutkan. Pada masa modern, Aokigahara telah memperoleh reputasi atas dua hal, pemandangan Gunung Fuji yang mempesona dan bunuh diri. Saat ini memang tidak ada statistik yang pasti untuk total angka bunuh diri yang dilakukan di dalam hutan tersebut. Namun pada tahun 2004 saja, 108 mayat ditemukan di dalam Aokigahara.

7. Chestnut Hills (Perbukitan Kastanye)


Chestnut blight (kutukan kastanye) adalah sebuah penyakit membinasakan yang telah menyerang pohon kastanye Amerika dan menyebabkan kepunahan massal pohon ini di Amerika Serikat bagian timur. Penyakit ini secara tak sengaja menyerang Amerika Utara sekitar tahun 1900, melalui impor kayu kastanye atau melalui impor pohon kastanye. Sekitar tahun 1940, hampir semua pohon kastanye di Amerika telah hilang.

8. Red Forest (Hutan Merah)


Hutan Merah atau biasa juga disebut dengan nama Worm Wood Forest berlokasi di dalam area seluas 10 kilometer yang mengelilingi Pembangkit Tenaga Nuklir Chernobyl, dekat kota Pripyat, Ukraina. Setelah kecelakaan nuklir Chernobyl tanggal 26 April 1986, Worm Wood Forest ini berubah warna menjadi cokelat-jahe dan mati. Selama usaha pembersihan, hampir semua pohon dilibas dan dikubur dalam "kuburan limbah". Parit-paritnya ditutup dengan lapisan pasir dan ditimpa dengan anak-anak pohon pinus baru. Kini, Hutan Merah menjadi salah satu area paling terkontaminasi di dunia. Hutan ini mengandung campuran pinus tua, bersama dengan pohon-pohon baru yang ditanam pada tahun 1986.

9. Crooked Forest (Hutan Bengkok)


Crooked Forest adalah sebuah hutan kecil yang terdiri dari pohon pinus yang bentuknya sangat aneh dan terletak di luar desa Nowe Czarnowo, Polandia barat. Hutan ini mengandung sekitar 400 pohon pinus yang tumbuh membengkok 90 derajat pada dasar batangnya. Semua pohon di sana bengkok ke arah utara dan dikelilingi oleh sebuah hutan yang lebih besar yang dilebati oleh pohon pinus yang tumbuh secara normal. Pohon-pohon bengkok ini ditanam sekitar tahun 1930 ketika area ini berada di dalam provinsi Pomerania, Jerman.

10. Hutan Pulau Sentinel Utara


Pulau Sentinel Utara adalah salah satu pulau dari Kepulauan Andaman di Teluk Bengal, Asia Selatan. Pulau ini terletak di sebelah barat dari bagian selatan Pulau Andaman Selatan. Pulau Sentinel Utara ini dianggap unik karena dikelilingi oleh terumbu karang sehingga kapal tidak dapat berlabuh di sana. Untuk alasan itulah mengapa area ini tidak pernah dihuni oleh orang atau ditebang untuk diambil kayunya. Hampir seluruh pulau ini ditutupi oleh pohon yang usianya sangat tua dan memiliki luas 72 kilometer persegi. Pulau Sentinel Utara ini juga merupakan tempat tinggal bagi suku pra-Neolitik terakhir yang dikenal sebagai Sentinelese.

10 Pohon Paling Aneh di Dunia

1. Kapel Oak


Le ChĂȘne Chapelle (The Oak Chapel, Kapel Oak) yang terletak di Allouville-Bellefosse adalah sebuah pahatan pohon oak membentuk bangunan yang memiliki dua buah kapel di dalamnya. Pohon oak itu sendiri diperkirakan berusia sekitar 800 tahun. Pemahatan pohon oak ini dilakukan pada sekitar tahun 1600-an. Ketika itu, sebuah sambaran petir membakar inti pohon tersebut tetapi pohon itu masih bertahan dan tetap berdiri kokoh sehingga pendeta setempat berinisiatif membangun kapel di dalamnya. Sekarang pohon ini mulai menunjukkan pengaruh masa usianya sehingga memerlukan penopang. Walaupun begitu, kapel oak ini masih digunakan hingga sekarang dan perayaan besar diselenggarakan dua kali dalam setahun di tempat ini. Untuk mencapai bagian atas kapel ini, terdapat sebuah tangga yang memutar mengelilingi batang pohon tersebut.


2. Jembatan Akar Pohon


Gambar di atas adalah sebuah tanaman menjalar yang membentuk sebuah jembatan yang ditemukan di India bagian utara. Pohon karet Cherrapunji telah digunakan selama berabad-abad oleh masyarakat Khasis untuk membangun jembatan. Untuk membangun jembatan ini, mereka akan melubangi batang pohon lalu merebahkannya di atas sungai yang ingin dilalui dan kemudian mengarahkan akar pohon tersebut agar tumbuh kedalam batang pohon tadi. Akar akan tumbuh terus menerus hingga mereka menemukan tempat yang kuat untuk melekat dan menopang jembatan yang dibuat. Setelah akar membentuk jembatan, akar dibantu ditopang dengan menggunakan tanah dan batu atau kayu lainnya sehingga jembatan semakin kuat.

3. Eucalyptus Pelangi


Eucalyptus Pelangi memiliki kulit pohon yang berwarna cerah. Pohon yang berasal dari Filipina ini, akan sering mengalami pengelupasan lapisan kulit paling luarnya dan menunjukkan lapisan kulit di bawahnya yang berwarna hijau. Seiring perjalanan waktu lapisan kulit tersebut akan mengalami beberapa perubahan warna dari hijau, biru, sampai ungu, hingga oranye, dan akhirnya menjadi coklat sebelum akhirnya terlepas. Karena proses pelepasan kulit ini bergiliran sebagian secara teratur, pohon akan menampilkan koleksi dari semua warnanya secara sekaligus dan memberikan efek kaleidoskopik. Pohon ini dapat tumbuh di banyak tempat yang tidak akan mengalami musim salju, tetapi di Filipina pohon ini sebagian besar dibudidayakan untuk digunakan dalam pembuatan kertas dan bukan sebagai tanaman hias.

4. Pohon Boojum


Pohon Boojum yang terletak di Baha, California, merupakan tumbuhan yang menyerupai menyerupai kaktus. Batang pohonnya yang tipis dapat tumbuh dalam bentuk berliku-liku karena kayu bagian dalamnya sangat lembut. Pohon ini dapat tumbuh sampai dengan tinggi 20 meter. Karena habitatnya yang di padang pasir, daun tanaman ini kecil agar mencegah pohon kehilangan banyak air. Ketika pohon ini berbungan mereka akan menghasilkan bunga berbentuk awan yang mekar di bagian paling atas batang pohon ini. Nama pohon Boojum sendiri berasal dari puisi 'The Hunting of the Snark' yang ditulis oleh Lewis Carroll, untuk menggambarkan sebuah pohon yang tampak tidak biasa.

5. Kauri


Pohon Kauri yang terletak di bagian utara Selandia Baru salah satu pohon terbesar (berdasarkan volume kayunya) di dunia. Pohon-pohon bisa mencapai tinggi 50 meter dan lingkar keliling 15 meter. Karena kekuatan kayunya dan jumlah kayu yang dapat diambil dari sebantang pohon tunggal, Kauri ditebang secara besar-besaran di abad 19. Kepadatan kayunya bahkan memungkinkan kayu ini untuk bertahan dengan baik setelah dikuburkan, dan masih bisa digunakan setelah terkubur selama lebih dari 50.000 tahun.

6. Pennantia baylisiana


Pohon ini merupakan pohon yang sangat langka dan sangat jarang di jumpai di alam liar. Hanya sebuah sampel dari pohon ini yang dapat ditemukan di Kepulauan Three Kings yang terletak di lepas pantai sebelah utara Selandia Baru. Karena sampel pohon satu-satunya ini berjenis kelamin betina tidak ada harapan untuk melestarikan pohon ini karena penyerbukan bunga pada diri sendiri hampir selalu steril. Untungnya, teknologi terbaru memungkinkan untuk mengambil jaringan tunasnya dan membudidayakan pohon ini sehingga sekarang pohon ini dapat ditemukan di beberapa tempat. Namun untuk kelangsungan hidup sejati dari spesies ini, tentu diperlukan pohon Pennantia baylisiana jantan.

7. Jabuticaba


Jabuticaba, Myrciaria cauliflora, adalah pohon buah yang dapat dijumpai di Brazil. Buah dari pohon ini tumbuh di seluruh batang pohonnya, dan bukan hanya di cabang-cabangnya saja, sehingga terlihat pohon ini seperti mengeluarkan tetesan minyak. Buah hitam kecilnya hampir mirip dibandingkan dengan anggur baik jika dimakan utuh atau dihancurkan untuk dibuat jus atau wine. Pohon ini akan mekar dan berbuah beberapa kali dalam setahun jika kondisi cuaca sedang baik.

8. Pohon Darah Naga


Kepulauan Socotra di Samudera Hindia, yang terletak di lepas pantai Somalia, adalah habitat bagi pohon Darah Naga. Batangnya terlihat "telanjang" dan hanya bercabang di bagian atas, berakhir di daun yang runcing dan tajam. Pohon ini akan mengeluarkan getah berwarna merah ketika disadap. Getah merah ini, yang disebut Darah Naga, akan dikeringkan dan kemudian digunakan sebagai obat atau pewarna. Sementara penduduk Socotra masih menggunakannya sebagai obat mujarab, getah ini banyak digunakan di Negara Barat sebagai pernis merah untuk pewarna biola.

9. Pohon Penjara Boab


Pohon ini terletak di luar kota Derby, di Australia Barat. Pohon Penjara Boab ini dinamakan demikian karena batangnya yang memiliki keliling 14 meter, telah dipotong untuk membentuk sebuah ruangan kecil yang digunakan sebagai penjara. Polisi yang membawa tawanan mereka ke kota akan menggunakan pohon ini sebagai sel tahanan sementara salama bermalam sebelum melanjutkan perjalanan mereka. Pohon ini diperkirakan berusia sekitar 1500 tahun.

10. Patung Pohon


Arborsculpture adalah seni penggunaan pohon hidup untuk menciptakan suatu bentuk atau struktur yang diinginkan, sesuatu seperti bonsai dalam skala besar. Axel Erlandson adalah arborsculptors yang dianggap yang terbesar, dan karyanya yaitu "Circus trees" sangat populer. Teknik ini didapatkan dengan mengarahkan pertumbuhan pohon, dan memungkinkan untuk membuat potongan-potongan furnitur yang unik dengan memangkas kayu sampai mendapat bentuk yang diinginkan.


Sumber

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More